Jikustikan

*lebih enak bacanya sambil play lagu dari video di bawah, trust me it works!*

Disco ( Jikustikan Bandung ) – Ku Ingin Kau ( Selalu Ada )

 

” kau jadi bagian hidupku…. Jikustikan jadi bagian hidup Jikustik !!! “

 

Lirik lagu itu sudah terpatri dalam hati, sebuah PERJALANAN PANJANG telah dilewati bersama-sama. Sejak tahun 2000 ketika itu rilis sebuah album yang menggetarkan seluruh hati berjudul “SERIBU TAHUN’. Semua terbukti lewat mayoritas tembang dari album perdana yang rilis secara major label itu seperti ‘Maaf’, ‘Saat Kau Tak Disini (SKTD), ‘Seribu Tahun Lamanya’, juga ‘Setia’ menduduki peringkat teratas di berbagai tangga lagu. Tapi apakah top chart itu jadi indikator sesungguhnya? Tentu bukan, yang membuat band ini selalu dikenang adalah bukti nyata bahwa musik dan lirik-lirik buatan mereka abadi, SEPANJANG MUSIM, tetap akan dapat dinikmati di berbagai suasana hati. Ya, Jikustik adalah sebuah band yang memiliki banyak alasan untuk tetap dicintai sampai kapanpun. Seringkali lagu-lagu mereka menjadi soundtrack kisah romantis atau justru saat patah hati. Waktu terus bergulir, para penikmat musik Jikustik pun telah berganti nama. Entah dari mana setiap band harus miliki sebutan nama untuk fansnya. Ketika mereka memilih nama yang umum dengan imbuhan -ers atau dengan ditambahkan kata yang bersinonim dengan ‘teman’, Jikustik entah atas dasar apa dan ide dari siapa memberi nama JIKUSTIKAN.

 

Ternyata JIKUSTIKAN pertama kali tercetus dari…………

 

 

 

Jikustik telah melalui ribuan PAGI, SIANG, dan MALAM sungguh luar biasa, tidak ada rasa surut dari JIKUSTIKAN meski harus diterpa ujian terberat ketika kebersamaan dari mereka yang dikagumi harus terkoyak meskipun telah 13 tahun bersama merintis semua. Hampir semua rasa pernah dijalani bersama Jikustik dan JIKUSTIKAN. Mimpi seseorang itu telah berbeda dengan semua yang memilih tetap tinggal dan melanjutkan hidup. Dukungan JIKUSTIKAN memang luar biasa, mulai dari membuat gerakan ‘Mendukung Jikustik untuk tetap ada’ di facebook, dukungan penuh secara personal pun tidak pernah surut. Entah tepat tanggal berapa, Jikustik akhirnya memutuskan untuk KEMBALI INDAH dengan mengumpulkan materi-materi baru dan terpilihlah 9 lagu baru dan 1 lagu karya Icha  yang sebelumnya pernah dipopulerkan oleh Rossa berjudul ‘Aku Bukan Untukmu’. Sesuatu baru yang mutlak dan harus diterima JIKUSTIKAN saat itu adalah keberadaan vokalis baru BRIAN PRASETYOADI. Pro dan kontra pastinya muncul setelahnya, namun untungnya Brian adalah seorang yang mudah diterima lewat kerendahan hatinya dan suaranya yang memang bagus juga miliki range vokal yang lebih luas dibanding vokalis sebelumnya yang perlu digarisbawahi adalah usianya yang masih sangat muda, bahkan mungkin lebih muda dari para JIKUSTIKAN yang mayoritas sudah menikmati lagu-lagu Jikustik selama separuh dari usia Brian.

Mungkin Jikustik adalah satu dari sedikitnya band yang pernah mempersembahkan album untuk fansnya, yang menganggap fans mereka adalah teman atau bahkan keluarga, yang rela tetap ada untuk JIKUSTIKAN, yang memberikan ruang untuk mengucapkan terima kasih dari fans di albumnya.

JIKUSTIKAN selalu mendukung mulai dari proses rekaman, selalu request sejak single ‘Untuk Cinta’ rilis disusul dengan ‘Pujaan Hatiku’ yang kedua-duanya sukses top chart lagi di radio-radio. Meskipun keadaan Jikustik saat ini jelas tak sama dengan bertahun-tahun lalu saat masa dua trilogi itu. Tapi semangat itu seakan penuh recharged setelah acara LIBURAN JIKUSTIKAN BARENG JIKUSTIK kebersamaan itu seakan melesat bagai roket dan terikrarkan di sana Jikustik dan JIKUSTIKAN untuk berjalan bersama membuat Kembali Indah menjadi nyata.

 

Jikustikan berterima kasih kepada :

Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat & hidayahNya yang telah menciptakan & memberi usia juga inspirasi Jikustik untuk menulis lagu-lagu indah, orang tua kami, Jikustik yang telah mempersembahkan album ini kepada kami, yang kami cintai Mas Dadik-Mas Adhit-Mas Icha-Mas Carlo beserta keluarga, Brian yang kini menyempurnakan Jikustik, Sevenesia, seluruh crew & pengurus Jikustikan saat ini, para Jikustik terdahulu (manajemen, label & ex-personel), media & event organizer yang pernah mengundang Jikustik (radio, TV, media cetak, internet),  Jikustikan di seluruh Indonesia yang telah ‘mendukung Jikustik untuk tetap ada’.

 

” It’s The Power of JIKUSTIKAN !!! kami ingin JIKUSTIK selalu ada….. ”

 

SALAM KEMBALI INDAH

oleh : Rendhatya Padmodwiputra



Bookmark and Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>